Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung menyelenggarakan kegiatan Semalam Bersama Qur’an (SBQ) dengan mengusung tema “Ramadhan, Momentum Menguatkan Pendidikan Qur’an. Dari Tilawah Menghiasi Akhlaq, Menguatkan Peradaban.” Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar yayasan dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan pendidikan, khususnya di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, para guru, pegawai, serta unsur pimpinan di lingkungan Yayasan Daarul Hikmah diajak untuk memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah dalam suasana ibadah yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Isya dan tarawih berjamaah. Setelah itu acara dibuka secara resmi dengan tilawah Al-Qur’an, sambutan dari Sekretaris Dewan Pengurus Yayasan, serta arahan dari Ketua Panitia kegiatan. Pada sesi utama, para peserta melaksanakan tilawah Al-Qur’an secara mandiri dengan target tilawah selama kegiatan berlangsung mencapai tiga juz. Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk berinteraksi lebih dekat dengan Al-Qur’an sekaligus memaknai Ramadhan sebagai momentum memperkuat pendidikan dan karakter Qur’ani.
Menjelang pagi hari, kegiatan dilanjutkan dengan qiyamullail dan sahur bersama, kemudian ditutup dengan sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum ba’da Subuh oleh Ketua Yayasan. Dalam kultumnya disampaikan pengingat tentang hari pengadilan kelak, saat seluruh manusia diminta mempertanggungjawabkan setiap amal perbuatannya di hadapan Allah SWT. Pada hari itu tidak ada lagi pertolongan dari siapa pun; tidak ada anak yang dapat menolong orang tuanya, orang tua menolong anaknya, suami menolong istrinya, ataupun sebaliknya. Setiap manusia akan disibukkan dengan urusannya masing-masing, menghadapi pertanyaan besar: apakah ia termasuk orang yang beruntung mendapatkan surga atau justru merugi karena masuk ke dalam neraka. Dalam ketidakpastian itulah manusia sangat mengharapkan syafaat Rasulullah Muhammad SAW agar dimudahkan dan diringankan dalam mempertanggungjawabkan amalnya di hadapan Allah SWT. Jamaah juga diingatkan agar tidak menjadi orang yang merugi dalam menjalankan ibadah puasa; jangan sampai hanya mendapatkan rasa lapar dan haus semata tanpa meraih pahala dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa berhati-hati dalam menjaga ibadah, memperbaiki amal, serta memperkuat keikhlasan dalam setiap ketaatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan sholat syuruq bersama sebagai penutup rangkaian ibadah dalam kegiatan Semalam Bersama Qur’an. Semoga seluruh jamaah termasuk orang-orang yang mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari akhir kelak.


No responses yet